Cari

Untuk Bumiku

Tempat Membiaknya Manusia, lingkungan dan Peradaban

Protokol Kyoto Terancam

Negara-negara industri  (kaya) memberi  gelagat ‘’membunuh’’ Protokol Kyoto pada Konferensi Parapihak untuk Perubahan Iklim (Conference of Parties/COP 15) di Kopenhagen, Denmark. Jika ini benar, berarti komitmen pengurangan emisi ke depan hanya akan menjadi impian hampa. Negara-negara pemilik hutan akan terus menghabisi hutan, sementara negara-negara industri  akan tetap memacu industri yang memproduk emisi gas rumah kaca. Dunia bakal tidak terselamatkan dari ancaman pemanasan global.

Dalam pasal-pasal Protokol Kyoto, ditetapkan bahwa negara-negara industri wajib mengungrangi emisi gas rumah kaca pada tahap awal hingga 2012. Namun, bukan berarti … Continue reading “Protokol Kyoto Terancam”

Iklan

Adu Kepentingan di Kopenhagen

Tarik-ulur kepentingan membuat Konferensi Parapihak untuk Perubahan Iklim di Kopenhagen, Denmark (COP 15) makin tidak menarik. Memasuki hari keempat, konferensi PBB yang dilaksanakan hingga 18 Desember 2009 ini, negara-negara maju kembali menunjukkan ketidakseriusan. Negara-negara kelompok Uni Eropa yang memproduk emisi terbesar itu justru tidak mau berkomitmen jangka panjang. Sementara negara-negara industri itu justru menakan negara-negara berkembang untuk mempertahakan hutannya. Ini sebuah ketidakadilan. Seriuskah meraka ingin menyelematkan bumi?… Continue reading “Adu Kepentingan di Kopenhagen”

Menanti Realisasi Kopenhagen di Makassar

Sebuah kebanggan bagi masyarakat Makassar. Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, memaparkan program tata ruang dan lingkungan hidup pada pertemuan bergengsi World Wide Views (WWViws) yang merupakan forum untuk kota-kota di dunia. Pertemuan kali ini menjadi bagian dari  egenda konferensi dunia untuk perubahan iklim (COP 15) di Kopenhagen, Denmark, berlangsung hingga 18 Desember 2009… Continue reading “Menanti Realisasi Kopenhagen di Makassar”

Murka di Lereng Bawakaraeng

‘’Malino Digaruk, Makassar Terancam’’.  Kalimat ini mengingatkan kita pada laporan khusus CAGAR Edisi September 2003.  Bila CAGAR harus menyorot tema ini menjelang ujung tahun 2003, bukan karena faktor kebetulan. Bukan pula karena faktor  kawasan wisata bersuhu dingin ini cukup terkenal.

Pembedahan ini didorong sebuah kekhawatiran. Betapa wilayah di lereng Gunung Bawakaraeng ini memendam bahaya. Bencana itu terajut perlahan-lahan sejak puluhan tahun dan kini menyentuh titik kulminansi… Continue reading “Murka di Lereng Bawakaraeng”

Menjaga Menara Air

Mungkin karena kita terpesona dengan keindahan dan keajaiban, serta terkooptasi dalam ekspansi pariwisata bersukma industri,Toraja kita tempatkan sebagai surga peradaban bagi Sulawesi Selatan. Toraja kita jadikan ‘merek dagang’ bagi Sulawesi Selatan ke penjuru dunia. Toraja kita jadikan teras, simbol kultural yang menyandang beban gengsi dan prestise Sulsel.

Tenggelam dalam fenomena ini, kita lupakan fungsi sangat penting Bumi Lakipadada. Kita tidak hirau, kalau Tana Toraja, bukan saja … Continue reading “Menjaga Menara Air”

Halo dunia!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: